Kamis, 04 Agustus 2016

VERTIGO


Penyakit Vertigo
Beberapa orang mendefinisikan rasa pusing dengan rasa sakit kepala yang hebat. Rasa sakit bisa muncul pada bagian belakang kepala, sekitar mata hingga kepala bagian atas. Namun ketika rasa pusing sudah menyebabkan penderitaan yang sangat besar seperti bayangan yang terbang ketika mata membuka dan pusing yang membuat semua hal di sekitar lingkungan menjadi berputar. Maka kondisi ini lebih sering disebut dengan vertigo.
Penyakit Vertigo biasanya banyak terjadi pada orang dewasa dan lanjut usia. Pada awalnya penyakit ini hanya disertai dengan rasa pusing lalu menjadi lebih parah. Oleh karena itu bahaya penyakit vertigo perlu di ketahui agar dapat melakukan pencegahan sebelum terjadi sakit yang lebih lanjut.

Apa Penyebab dari Vertigo?
Vertigo pada awalnya memang hanya gejala pusing yang biasa. Namun tanpa perawatan yang tepat maka pusing biasa akan menjadi vertigo sehingga menyebabkan penderita tidak bisa melakukan berbagai aktifitas. Penyebab dari penyakit vertigo biasanya adalah salah satu infeksi yang terjadi pada bagian dalam telinga. Berikut ini adalah beberapa penyebab vertigo secara khusus.

a.      Gangguan Telinga Dalam
Telinga bagian dalam berfungsi untuk menyampaikan sinyal khusus dari luar lingkungan ke bagian otak. Kemudian otak akan mendeskripsikan gambaran suara yang didengar oleh telinga. Sistem ini juga membantu tubuh untuk mendapatkan gravitasi sehingga tubuh berjalan seimbang. Namun pada penderita penyakit vertigo sistem ini tidak berjalan dengan baik sehingga penderita sering merasa pusing dan berputar-putar. Kondisi ini sering terjadi pada orang tua.

b.      Infeksi Telinga Dalam
Infeksi pada bagian telinga dalam juga menjadi penyebab dari penyakit vertigo yang serius. Pada awalnya infeksi hanya terjadi pada bagian dalam telinga namun akan merambat ke organ dalam dalam kepala. Infeksi ini dapat menyebabkan peradangan pada bagian dalam telinga dan membuat kepala merasa pusing hingga berputar-putar.

d.      Konsumsi Obat Jangka Panjang
Mengkonsumsi obat tertentu selama jangka waktu yang panjang juga bisa menyebabkan kerusakan pada bagian dalam telinga. Kerusakan ini akan menyebabkan vertigo dan gangguan keseimbangan lain. Kondisi ini biasanya akan terjadi tanpa disadari sehingga sulit untuk menemukan perawatan yang tepat.

e.       Migrain
Orang yang menderita migren lebih rentan mengalami gangguan penyakit vertigo. Migrain adalah salah satu jenis penyakit kepala atau pusing yang terjadi selama beberapa saat namun pada salah satu sisi saja. Kondisi ini perlu mendapatkan perawatan serius sebelum menjadi vertigo.

Penyebab Umum Penyakit Vertigo
Beberapa penderita vertigo juga bisa mengalami gangguan vertigo tanpa disadari. Biasanya vertigo ini disebabkan oleh kondisi tertentu secara umum. Dibawah ini adalah beberapa macam penyebab umum sakit vertigo.
  • Konsumsi kafein yang berlebihan.
  • Konsumsi alkohol dan kebiasaan merokok yang cukup tinggi.
  • Konsumsi obat-obatan tertentu dalam jangka waktu panjang.
  • Gaya hidup yang buruk sehingga menyebabkan obesitas, tingkat kolesterol yang tinggi, tingkat gula darah tinggi dan kurang istirahat.
  • Kekurangan cairan dan aktifitas yang padat.
  • Berbagai penyakit pembuluh darah.
Apa Saja Gejala Penyakit Vertigo?
Beberapa orang selalu menyimpulkan bahwa vertigo selalu disertai dengan putaran dan gangguan pendengaran. Namun pada dasarnya vertigo juga memiliki gejala awal. Mengenali gejala awal bisa menjadi cara yang penting untuk mencari perawatan yang paling tepat. Gejala ini bisa terjadi kapan saja dan bisa pergi tanpa perawatan.
Berikut ini adalah beberapa gejala awal vertigo.
  1. Rasa sakit kepala yang sangat hebat seperti kepala sakit jika digerakkan ke salah satu arah.
  2. Puratan yang hebat ketika kepala bergerak, goyang maupun bangun dari tidur.
  3. Rasa ingin muntah disertai dengan mual yang hebat.
  4. Reaksi mata yang kurang peka karena jika ada gerakan mendadak maka kepala menjadi lebih pusing.
  5. Keringat dingin.
  6. Gangguan pendengaran saat sakit kepala.
  7. Pandangan menjadi kabur dan semua objek terlihat ganda.
  8. Tubuh akan terasa lebih lemah dan sulit untuk melakukan aktifitas.
  9. Nafsu makan menurun dan sulit untuk menelan makanan.
Bahaya Penyakit Vertigo
Apakah penyakit vertigo berbahaya? Ini menjadi salah satu pertanyaan yang paling sering diungkapkan oleh semua penderita vertigo. Vertigo akan menyebabkan lingkungan atau apapun yang terlihat menjadi berputar-putar. Penderita akan mengalami gangguan keseimbangan serius yang bisa terjadi dalam waktu tertentu.

Berikut ini adalah beberapa bahaya penyakit vertigo:
1.      Mengancam Nyawa
Penderita vertigo menghadapi resiko yang lebih serius. Kondisi ini terjadi ketika penderita sedang mengendarai kendaraan. Serangan vertigo saat sedang menyetir atau mengendarai motor akan menyebabkan penderita mengalami gangguan konsentrasi. Jika kondisi ini diteruskan maka bisa mengancam nyawa penderita maupun orang lain yang memakai jalan tersebut. Untuk mengatasi hal ini sebaiknya penderita vertigo harus berhenti sementara dan meminta bantuan.

2.      Menyebabkan Penyakit Lain
Menurus ahli sebenarnya vertigo memang bukan termasuk dalam salah satu penyakit tertentu, tapi gangguan yang menyebabkan vertigo biasanya selalu menjadi gejala awal dari sebuah penyakit tertentu yang berhubungan dengan otak dan telinga. Biasanya vertigo juga menjadi penyebab serius dari gejala awal tumor otak. Tumbuhnya tumor otak ini dapat berupa adanya penyebab sakit kepala yang berkelanjutan.

3.      Kehilangan Pendengaran
Gangguan vertigo memang menjadi indikasi serius terhadap gangguan pada telinga atau organ pendengaran. Infeksi yang terjadi pada bagian dalam telinga bisa menyebabkan kerusakan organ telinga sehingga penderita bisa kehilangan pendengaran secara permanen. Kondisi inilah yang harus diwaspadai oleh semua penderita vertigo.
4.      Kehilangan Aktifitas
Penderita vertigo memang tidak bisa melakukan aktifitas seperti biasanya. Hal ini disebabkan karena serangan vertigo bisa muncul saja. Ancaman ini bisa menjadi kondisi serius karena penderita vertigo bisa kehilangan pekerjaan dan masa produktif.

Cara Mencegah Vertigo
Berbagai jenis gejala vertigo dan vertigo bisa hilang sendiri. Banyak orang yang menganggap bahwa ini adalah gangguan normal pada semua orang dan bisa sembuh tanpa perawatan. Tapi beberapa orang juga bisa mengalami kondisi yang lebih parah. Jadi perawatan untuk vertigo tetap dibutuhkan. Selain itu upaya untuk mencegah vertigo lebih baik dilakukan sebelum gejala penyakit ini menjadi lebih parah.

Berikut ini adalah beberapa macam tindakan pencegahan untuk vertigo.
  • Menerapkan gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat dengan konsumsi makanan seimbang nutrisi dan olahraga ringan bisa menjadi pencegahan untuk vertigo. Anda bisa mengurangi konsumsi makanan cepat saji, dan selalu menerapkan latihan ringan. Tidak hanya untuk pencegahan penyakit vertigo, menerapkan gaya hidup sehat juga baik bagi kesehatan tubuh. Salah satunya gaya hidup sehat awet muda.
  • Mengurangi semua faktor resiko seperti mencegah stroke, kolesterol tinggi, kadar gula tinggi dan berat badan berlebih. Kondisi ini diperlukan untuk tetap mempertahankan kondisi kesehatan dalam tahap yang stabil dan baik. Resiko vertigo selalu lebih tinggi pada orang yang beresiko menderita stroke.
  • Penderita vertigo bisa mengendalikan gangguan ini dengan menjalani perawatan sesuai dengan penyebabnya. Jika penyebabnya infeksi telinga maka harus melakukan perawatan untuk mengatasi masalah infeksi pada telinga.
  • Konsumsi berbagai jenis buah-buahan yang mengandung banyak air seperti buah pir, apel, belimbing dan jenis buah lain. Selain itu asupan sayuran hijau juga sangat baik untuk mencegah vertigo.
  • Mengendalikan diri agar kondisi pikiran dan perasaan tidak terlalu tertekan sehingga terhindar dari stres.

Selasa, 02 Agustus 2016

LUPUS



Penyakit LUPUS adalah penyakit baru yang mematikan setara dengan kanker. Tidak sedikit pengindap penyakit ini tidak tertolong lagi, di dunia terdeteksi penyandang penyakit Lupus mencapai 5 juta orang, lebih dari 100 ribu kasus baru terjadi setiap tahunnya.
Arti kata lupus sendiri dalam bahasa Latin berarti “anjing hutan”. Istilah ini mulai dikenal sekitar satu abad lalu. Awalnya, penderita penyakit ini dikira mempunyai kelainan kulit, berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi . Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan , rambutnya rontok, persendian kerap bengkak dan timbul sariawan. Penyakit ini tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.
Gejala-gejala penyakit dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) alias Lupus. Eritomatosus artinya kemerahan. sedangkan sistemik bermakna menyebar luas keberbagai organ tubuh. Istilahnya disebut LES atau Lupus. Gejala-gejala yang umum dijumpai adalah:
  1. Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
  2. Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
  3. Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.
  4. Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini
  5. Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan
Dr. Rahmat Gunadi dari Fak. Kedokteran Unpad/RSHS menjelaskan, penyakit lupus adalah penyakit sistem imunitas di mana jaringan dalam tubuh dianggap benda asing. Reaksi sistem imunitas bisa mengenai berbagai sistem organ tubuh seperti jaringan kulit, otot, tulang, ginjal, sistem saraf, sistem kardiovaskuler, paru-paru, lapisan pada paru-paru, hati, sistem pencernaan, mata, otak, maupun pembuluh darah dan sel-sel darah.
“Penyakit ini dapat mengenai semua lapisan masyarakat, 1-5 orang di antara 100.000 penduduk, bersifat genetik, dapat diturunkan. Wanita lebih sering 6-10 kali daripada pria, terutama pada usia 15-40 tahun. Bangsa Afrika dan Asia lebih rentan dibandingkan kulit putih. Dan tentu saja, keluarga Odapus. Timbulnya penyakit ini karena adanya faktor kepekaan dan faktor pencetus yaitu adanya infeksi, pemakaian obat-obatan, terkena paparan sinar matahari, pemakaian pil KB, dan stres,” ujarnya. Penyakit ini justru kebanyakaan diderita wanita usia produktif sampai usia 50 tahun sekalipun ada juga pria yang mengalaminya. Oleh karena itu dianggap diduga penyakit ini berhubungan dengan hormon estrogen.
Pada kehamilan dari perempuan yang menderita lupus, sering diduga berkaitan dengan kehamilan yang menyebabkan abortus, gangguan perkembangan janin atau pun bayi meninggal saat lahir. Tetapi hal yang berkebalikan juga mungkin atau bahkan memperburuk geja LUPUS. Sering dijumpai gejala Lupus muncul sewaktu hamil atau setelah melahirkan.
Tubuh memiliki kekebalan untuk menyerang penyakit dan menjaga tetap sehat. Namun, dalam penyakit ini kekebalan tubuh justru menyerang organ tubuh yang sehat. Penyakit Lupus diduga berkaitan dengan sistem imunologi yang berlebih. Dalam tubuh seseorang terdapat antibodi yang berfungsi menyerang sumber penyakit yang akan masuk dalam tubuh. Uniknya, penyakit Lupus ini antibodi yang terbentuk dalam tubuh muncul berlebihan. Hasilnya, antibodi justru menyerang sel-sel jaringan organ tubuh yang sehat. Kelainan ini disebut autoimunitas . Antibodi yang berlebihan ini, bisa masuk ke seluruh jaringan dengan dua cara yaitu :
Pertama, antibodi aneh ini bisa langsung menyerang jaringan sel tubuh, seperti pada sel-sel darah merah yang menyebabkan selnya akan hancur. Inilah yang mengakibatkan penderitanya kekurangan sel darah merah atau anemia.
Kedua, antibodi bisa bergabung dengan antigen (zat perangsang pembentukan antibodi), membentuk ikatan yang disebut kompleks imun.Gabungan antibodi dan antigen mengalir bersama darah, sampai tersangkut di pembuluh darah kapiler akan menimbulkan peradangan. Dalam keadaan normal, kompleks ini akan dibatasi oleh sel-sel radang (fagosit) Tetapi, dalam keadaan abnormal, kompleks ini tidak dapat dibatasi dengan baik. Malah sel-sel radang tadi bertambah banyak sambil mengeluarkan enzim, yang menimbulkan peradangan di sekitar kompleks. Hasilnya, proses peradangan akan berkepanjangan dan akan merusak organ tubuh dan mengganggu fungsinya. Selanjutnya, hal ini akan terlihat sebagai gejala penyakit. Kalau hal ini terjadi, maka dalam jangka panjang fungsi organ tubuh akan terganggu.
Kesembuhan total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus pada pengobatan yang sifatnya sementara.Lebih difokuskan untuk mencegah meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh.


Senin, 01 Agustus 2016

KUTIL

Kutil merupakan sebuah masalah kesehatan kulit yang disebabkan oleh human papilloma virus atau disingkat HPV. Virus yang menyerang lapisan kulit ini membuat produksi keratin atau protein keras menjadi meningkat pesat sehingga melebihi jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh. Kelebihan keratin ini kemudian menumpuk di beberapa bagian kulit dan membentuk tekstur kutil.

Virus penyebab kutil dapat menular dengan mudah. Penularan kondisi ini dapat terjadi jika seseorang bersentuhan langsung dengan kulit penderita atau benda yang terkontaminasi virus HPV. Terlebih lagi jika orang tersebut memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah, maka peluangnya untuk tertular akan makin besar.Selain orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh rendah, anak-anak dan remaja juga lebih rentan terkena kutil.Gejala kutil pada umumnya bentuk kutil menonjol ke atas seperti bulatan yang memiliki permukaan kasar, kendati ada juga yang berbentuk pipih atau tertekan ke dalam kulit. Diameter kutil bisa berkisar antara 0,1 hingga 1 sentimeter dan terletak pada bagian-bagian tubuh tertentu, seperti tangan, jari, kaki, dan wajah. Ada kutil yang terasa sakit dan ada juga yang tidak.
Kutil merupakan kondisi yang tidak bersifat kanker dan mudah dikenali hanya dengan melihatnya secara langsung. Hal tersebut dikarenakan tampilannya yang khas.

Pengobatan kutil
Meski sebagian besar kasus kutil dibiarkan membaik dengan sendirinya, pengobatan perlu dilakukan jika kutil telah menyebar ke bagian tubuh yang lain, mulai menimbulkan rasa sakit, dan menyebabkan pendarahan.
Cepat atau lambatnya seseorang sembuh dari kutil tergantung kepada kemampuan sistem kekebalan tubuhnya sendiri. Sebagian besar kutil dapat hilang dengan sendirinya tanpa harus diobati dalam rentan waktu hingga dua tahun.
Sebelum pergi ke dokter, ada baiknya terlebih dahulu kita melakukan penanganan sendiri di rumah. Pengobatan kutil seperti ini bisa dilakukan dengan cara menggunakan perekat dan juga obat kulit yang mengandung asam salisilat yang bisa dibeli tanpa resep.
Penanganan kutil oleh dokter bisa dilakukan dengan cara pengobatan kimia yang mengandung glutaraldehyde atau formaldehyde, metode cryotherapy atau pembekuan, serta prosedur bedah seperti bedah elektro, laser, dan kuret.

Gejala Kutil
Kutil merupakan kondisi yang mudah dikenali hanya dari melihatnya secara langsung. Hal tersebut dikarenakan tampilannya yang khas.
Pada umumnya bentuk kutil menonjol ke atas permukaan kulit seperti bulatan dan memiliki struktur yang kasar. Diameter kutil bisa berkisar antara 0,1 hingga 1 sentimeter. Kutil dapat tumbuh pada jari, ruas jari, dan lutut.
Sebagian besar kutil tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, pada jenis kutil yang tumbuh di sekitar kuku-kuku jari kaki atau tangan, bisa menyebabkan penderitanya merasakan nyeri. Kutil ini juga berdampak pada pertumbuhan bentuk kuku.
Ada kasus kutil yang hanya tumbuh di telapak kaki atau dikenal sebagai “penyakit mata ikan”. Kutil ini berbentuk datar dengan titik hitam atau putih pada bagian tengahnya. Titik di tengah tersebut sebenarnya merupakan pembuluh darah vena. Karena terletak di telapak kaki, maka tekanan berat badan kita dapat membuat kutil plantar tumbuh ke bagian dalam kaki. Itulah sebabnya kutil plantar sering terasa menyakitkan saat kita berjalan.
Jenis kutil keempat adalah kutil pipih. Kutil ini dapat ditemukan pada bagian kaki, lengan, dan wajah. Sesuai dengan namanya, kutil ini memiliki bentuk permukaan yang pipih dan berukuran sangat kecil, yaitu sekitar dua hingga empat millimeter. Sebagian besar penderita kutil pipih adalah dari kalangan anak-anak atau orang dewasa pengguna pisau cukur.
Kutil juga bisa tumbuh di sekitar hidung, leher, atau mulut. Kutil jenis ini mempunyai permukaan berwarna merah dan dapat tumbuh sebesar jari.
Kutil juga dapat tumbuh secara berkelompok pada bagian telapak tangan dan kaki. Kutil jenis ini dinamakan sebagai kutil mosaik.
Meski sebagian besar kutil tidak menimbulkan rasa sakit, Anda disarankan untuk melakukan langkah pengobatan jika kutil telah menyebar, mulai menimbulkan rasa sakit yang mengganggu, bahkan pendarahan.
Penyebab Kutil
Kutil disebabkan oleh human papilloma virus atau disingkat HPV yang menyerang lapisan kulit. Virus ini membuat produksi keratin atau protein keras meningkat pesat sehingga melebihi jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh. Kelebihan keratin ini kemudian menumpuk di permukaan kulit dan membentuk tekstur kutil yang terasa tebal dan kasar.
Virus penyebab kutil dapat menular dengan mudah. Penularan kondisi ini dapat terjadi jika seseorang bersentuhan langsung dengan kulit atau beda yang telah disentuh penderita. Terlebih lagi jika seseorang memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah, maka peluangnya untuk tertular akan makin besar. Selain itu, anak-anak dan remaja juga lebih rentan terkena kutil.
Jika Anda memiliki kutil dan berusaha menghilangkannya dengan cara digigit atau pun dicungkil dengan kuku jari, maka darah yang keluar dari kutil tersebut berpotensi menyebarkan virus yang ada di dalamnya ke bagian-bagian lain dari tubuh Anda sendiri. Termasuk juga jika Anda tidak sengaja melukai kulit yang mengalami kutil tersebut dengan pisau cukur.
Selain karena paparan langsung, kutil juga bisa ditularkan secara tidak langsung melalui media yang telah terkontaminasi virus kutil atau media yang memiliki suhu hangat dan lembap di mana virus HPV dapat berkembang pesat. Contoh media umum penularan kutil adalah:
•Sepatu dan kaos kaki
•Pisau cukur
•Gunting kuku
•Handuk
•Pakaian
•Lantai kamar mandi
•Kolam renang
 
Pengobatan Kutil
Sebagian besar kutil dapat hilang dengan sendirinya tanpa harus diobati. Cepat atau lambatnya seseorang sembuh dari kutil tergantung kepada kemampuan sistem kekebalan tubuhnya sendiri. Hilangnya virus penyebab kutil bisa memakan waktu hingga dua tahun.
Namun jika kutil menyebar ke seluruh tubuh, terasa sakit atau bertambah parah, langkah pengobatan patut untuk Anda pertimbangkan.
Sebagian besar pengobatan hanya menghilangkan kutilnya saja dan tidak membunuh virusnya. Karena itu sering kali kutil kambuh atau malah tumbuh di bagian tubuh lain.
Sebelum pergi ke dokter, penanganan sendiri di rumah bisa dicoba. Ini bisa dilakukan dengan cara menggunakan perekat atau obat kulit yang mengandung asam salisilat yang bisa dibeli tanpa resep dokter. Jika setelah dua minggu pengobatan di rumah tidak menghasilkan efek apa pun, periksakan diri ke dokter.

Perekat
Potonglah perekat secukupnya, lalu tempelkan pada kutil Anda selama enam hari. Jika sebelum enam hari perekat tersebut lepas dari kulit Anda, maka gantilah dengan yang baru. Setelah enam hari, lepaslah perekat dan basuh kutil Anda dengan air, lalu gosok menggunakan batu apung secara perlahan-lahan. Lakukan tahapan ini secara berulang kali selama dua bulan hingga kutil benar-benar hilang.
Meski diduga dapat menghilangkan kutil, namun belum banyak bukti yang mendukung keefektifan metode ini.
Efek samping yang mungkin terjadi dari cara pengobatan kutil dengan menggunakan perekat adalah iritasi pada kulit.

Asam salisilat
Penanganan kutil dengan asam salisilat merupakan jenis pengobatan mandiri yang banyak diterapkan. Cara ini efektif, tidak terlalu menimbulkan rasa sakit, dan murah. Sebagian besar salep atau krim asam salisilat dapat dibeli di apotik tanpa resep dokter.
Dalam menghilangkan kutil, asam salisilat bekerja dengan cara mengiritasi HPV dan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawannya. Selain itu, obat ini dapat melunakkan permukaan kutil sehingga lebih mudah lepas saat digosok dengan batu apung.
Jika Anda menderita gangguan pada aliran darah di tubuh misalnya karena diabetes, tanyakanlah terlebih dahulu kepada dokter sebelum menggunakan asam salisilat karena efek sampingnya dikhawatirkan dapat merusak kulit, urat, dan saraf. Selain itu hindari pemakaian obat ini pada area wajah.

Penanganan kutil oleh dokter

Disarankan untuk pergi ke dokter jika pengobatan kutil yang Anda lakukan di rumah tidak menunjukkan kemajuan dalam dua minggu atau malah menunjukkan gejala penyebaran yang makin meningkat.
Dokter bisa meresepkan obat yang mengandung glutaraldehyde atau formaldehyde, metode cryotherapy atau pembekuan, serta prosedur bedah seperti bedah elektro, laser, dan kuret.

Glutaradehyde dan formaladehyde
Penggunaan kedua obat ini sama, yaitu dengan cara dioleskan langsung pada kutil dengan tujuan menghancurkan sel-sel kulit yang terinfeksi kutil tersebut.
Sebagai efek sampingnya, glutaradehyde dapat menyebabkan kulit seperti memiliki noda berwarna cokelat, sedangkan formaldehyde menyebabkan kulit yang diolesi menjadi mengeras dan berwarna putih.

Cryotherapy
Beberapa penelitian mengatakan bahwa cryotherapy bisa lebih efektif jika dikombinasikan dengan pengobatan asam salisilat.
Metode yang disebut terapi pembekuan ini dilakukan oleh dokter dengan cara menyemprotkan atau mengolesi kutil dengan cairan nitrogen. Setelah itu, biasanya akan terjadi pengelupasan pada jaringan kutil dalam waktu satu minggu. Umumnya pasien disarankan untuk tetap melakukan pengobatan ini secara rutin tiap tiga hingga empat minggu sekali hingga kutil hilang sepenuhnya.
Efek samping yang timbul dari metode cryotherapy adalah rasa nyeri dan kulit melepuh. Selain itu warna kulit juga bisa menjadi lebih terang atau gelap sehingga berbeda dengan warna kulit di sekitarnya.

Bedah elektro dan kuret
Kedua prosedur ini sering dilakukan secara bersamaan untuk mengatasi kutil. Bedah elektro merupakan prosedur pengangkatan kutil dengan pembakaran listrik, sedangkan kuret adalah prosedur pemotongan kutil dengan pisau atau alat berbentuk sendok.

Bedah laser
Bedah laser merupakan prosedur pembakaran kutil dengan menggunakan sinar laser. Tingkat keberhasilan bedah laser dalam mengatasi kutil lebih rendah jika dibandingkan dengan keefektifan cryosurgery dan bedak elektro.

Pencegahan Kutil
Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar tidak tertular kutil dari orang lain, menularkan kutil pada orang lain, atau menyebarkan kutil yang ada di bagian tubuh tertentu ke bagian tubuh lainnya:
  • Jangan menyentuh kutil secara langsung, baik kutil sendiri maupun kutil orang lain.
  • Cuci tangan hingga benar-benar bersih jika tanpa sengaja menyentuh kutil.
  • Jangan menghilangkan kutil secara paksa, baik dengan digaruk maupun dicungkil. Darah yang keluar dari kutil mengandung virus HPV yang dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya atau orang lain.
  • Jika kutil tumbuh di bagian wajah atau kaki, berhati-hatilah jika ingin mencukur bulu di bagian tersebut. Luka yang timbul akibat pisau cukur berpotensi untuk menyebarkan virus.
  • Jangan berbagi barang pribadi dengan orang lain, seperti pakaian, pisau cukur, gunting kuku, handuk, kaus kaki, dan sandal.
  • Gunakanlah sarung tangan saat berada di pusat kebugaran.
  • Tutup kutil Anda dengan plester tahan air jika ingin berenang di kolam renang umum.
  • Gunakanlah alas kaki saat berada di tempat umum yang lembap, seperti di tepi kolam renang atau kamar mandi umum.
  • Jaga kebersihan kulit dengan mengenakan pakaian atau kaus kaki yang bersih.
  • Jangan berbagi batu apung dengan orang lain dalam membersihkan kutil.